Posted by: kkpitriska | February 26, 2013

Email Server

Email Server

Email adalah singkatan dari surat elektronik (electronic mail). Setelah sistem komputer berbasis jaringan (networked computer) dikembangkan, pengguna komputer menginginkan suatu cara untuk berkomunikasi dengan mengirim pesan (e-mail) antarpengguna komputer jaringan tersebut (user). Maka disusunlah suatu protokol yang memungkinkan pengiriman pesan (e-mail) antarpengguna tersebut. Sebenarnya cara pengiriman email ada bermacam-macam, seperti misalnya uucp, fido, smtp, x400, bitnet, janet, dan lainlainnya. Cara yang akan saya bahas pada tulisan ini adalah menggunakan SMTP (Simple Mail Transfer Protocol).

Protokol SMTP merupakan protokol yang sekarang banyak dipakai oleh mail server (MTA/Mail Transfer Agent) pada jaringan internet. Mekanisme protokol ini adalah meneruskan e-mail secara langsung dari server e-mail pengirim (sender) ke server e-mail penerima (recipient) dengan syarat kedua server tersebut terhubung dan menggunakan metode pengiriman (transport) yang sama, di mana protokol SMTP yang paling umum dan sering digunakan. Proses pengiriman tersebut akan melalui sebuah relay atau lebih, jika kedua server tersebut tidak menggunakan metode transport yang sama. Protokol ini juga mendukung emall yang mempunyai format MIME (Multipurpose Internet Mail Extension), di mana user bisa mengirimkan e-mail dengan menyertakan (attachment) sebuah file ataupun gambar.

Proses pengiriman email melalui protokol SMTP

1

Pada metode lama pengiriman email, para pengguna komputer bisa secara langsung mengirimkan e-mail kepada pengguna komputer yang lain. Tentunya metode ini tidak bekerja apabila komputer yang lain sedang offline (mati) atau terdapat gangguan fisik di antara keduanya. Saat ini, e-mail yang dikirim belurn tentu akan diteruskan ke komputer penerima (end user), tapi disimpan/dikumpulkan dahulu dalam sebuah komputer server (host) yang akan online secara terus menerus (continuous) dengan media penyimpanan (storage) yang relatif lebih besar dibanding komputer biasa. Hal ini bisa diibaratkan dengan sebuah kantor pos. Jika seseorang mempunyai alamat (mailbox), maka dia dapat memeriksa secara berkala bila dia mendapatkan surat. Komputer yang melayani penerimaan e-mail secara terus-menerus tersebut biasa disebut dengan mail-server atau mailhost.

2

Pertama sekali kita menulis emall tersebut menggunakan Outlook, Eudora, Kmail, mutt, pine, atau software yang lain yang kemudian kita sebut sebagal MUA (Mail User Agent), kemudian MUA meneruskan ke SMTP server yang membuka koneksi pada port 25 atau kita sebut MTA (Mail Transfer Agent). MTA kemudian mencari server tujuan dari alamat email tersebut menggunakan hasil dari pencarian (lookup) database DNS (Domain Name System). Dari hasil tersebut, MTA akan berkomunikasi dengan MUA tujum menggunakan protokol’ SMTP. Dari komunikasi tersebut bim ditentukan e-mail tujuan untuk disimpan di dalarn storage pa_–remote MTA untuk kemudian diambil sewaktu-waktu oleh penerirm menggunakan protokol POP3 (Post Office Protocol) ataupun MM (Internet Message Access Protocol).


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: